Evangelism Unlimited

INFLUENCE

INFLUENCE

6 10 99
INFLUENCE 10 6 99



Sebagian orang yang berpikir bahwa mengejar prestasi, uang, jabatan dan popularitas itu tidak rohani. Mereka kuatir, jika kenikmatan dunia ini akan membuat mereka terlena dan hidup jauh dari kesucian.
.
Ada beberapa pandangan yang berbeda mengenai hal ini. Tergantung dari kita sendiri ingin memilih yang mana. Sesuai dengan nilai-nilai, kepercayaan dan tujuan hidup kita masing-masing, demikian yang akan kita dapatkan di dunia ini.
.
Saya termasuk yang berprinsip bahwa hidup hanya sekali, jadi saya mendorong anak-anak saya untuk berprestasi sebaik mungkin dan raih mimpi setinggi-tingginya. Apa pun talenta dan mimpi yang Tuhan taruh di hati mereka, saya dorong untuk memanfaatkan dan merealisasikannya secara maksimal dengan tujuan untuk mempermuliakan nama Tuhan.
.
Saya percaya bahwa kita harus berusaha semaksimal mungkin melakukan apa yang kita bisa, -do our best-, dan berusaha menjadi yang terbaik di bidang kita masing-masing. Lalu kita memanfaatkan prestasi, uang, jabatan dan popularitas yang kita miliki untuk membuat perubahan yang baik dan memuliakan Nama Tuhan.
Tidak berarti orang berprestasi atau kaya atau populer lalu hidupnya tidak baik, lupa pada Tuhan. Buktinya Billy Graham meskipun populer, sukses, berprestasi, memiliki keluarga yang baik dan pelayanan yang sangat berhasil. Beliau menjadi penasehat beberapa Presiden Amerika. Secara tidak langsung beliau mempengaruhi dunia pula. Demikian pula Zig Ziglar, John Maxwell, Bill Hybells dan lain-lain yang mempengaruhi dunia menjadi lebih baik. Mereka berprestasi, sukses, populer dan memiliki keluarga serta kehidupan yang patut diteladani.
.
Sebaliknya, tidak sedikit orang-orang yang biasa-biasa saja: tidak sukses, tidak berprestasi justru selingkuh, rumah tangga kacau dan dalam pekerjaan tidak berhasil.
.
Sesungguhnya seseorang tetap hidup benar atau tidak, tergantung karakter, nilai-nilai hidup dan fondasi rohani yang dimilikinya. Jika orang itu memiliki fondasi dari ‘batu karang’ dan tetap memelihara hubungan pribadinya dengan Tuhan, entah kesuksesan atau kegagalan menimpanya, dia akan tetap berpegang pada kebenaran Firman Tuhan.
Kaya atau miskin, sukses atau gagal, populer atau tidak, itu bukan satu-satunya faktor penentu seseorang akan tetap hidup benar atau tidak.
Mengapa kita suka mengutip kata-kata orang yang sukses dan berprestasi? Karena pada dasarnya di dalam diri setiap manusia terdapat keinginan untuk maju.  Wallace D Wattles mengatakan, “Hidup tanpa perkembangan dan kemajuan adalah hidup yang tidak layak dijalani.”
Kita tertarik membaca kisah mereka yang hebat dan sukses, karena tanpa sadar, ingin menjadi seperti mereka.
.
Orang yang berprestasi dan hebat, saat mereka berbicara, banyak orang bersedia mendengarkannya. Ditulis di berbagai media. Disiarkan di televisi. Tentunya orang-orang seperti ini, punya kuasa untuk  mempengaruhi dan mengubah kehidupan banyak orang.
Sebaliknya, kita cenderung malas membaca atau mendengarkan orang yang kita tidak tahu prestasinya.
.
Seandainya saja, orang yang memiliki prestasi hebat seperti itu adalah orang-orang yang cinta Tuhan   dan memiliki hati yang penuh kasih ingin berjuang untuk memperbaiki kualitas hidup banyak orang. Tentunya akan efektif sekali bukan?
Mari kita lihat contoh-contoh di bawah ini.
Hampir semua orang di seluruh dunia mengenal Mother Teresa. Beliau melayani orang-orang yang paling miskin, diantara orang-orang miskin di India. Karena ketekunan, kasih dan ketulusan hatinya dalam melayani mereka, Tuhan mempromosikan Mother Teresa secara luar biasa. Orang-orang di seluruh dunia tertarik dengan apa yang dilakukannya. Maka banyak orang dari berbagai negara datang ke India untuk melihat dan ikut ambil bagian dalam pelayanannya.

Bahkan para pemimpin dunia dari Presiden, Menteri dan Tokoh-Tokoh penting dunia harus antri menunggu jadwal  bertemu  dengan Mother Teresa. Mereka bersedia menunggu berbulan-bulan, untuk berbicara selama 1 jam dengan beliau. Pengaruh beliau melintasi batas negara, bangsa bahkan agama. Luar biasa bukan?
Pemikiran dan kata-kata Mother Teresa dikutip di mana-mana dan mempengaruhi pemikiran serta hidup banyak orang di seluruh dunia. Mother Teresa tidak kaya. Tetapi prestasi dan popularitas Mother Teresa sudah mempengaruhi kehidupan banyak orang. Melalui hidup dan karyanya, orang-orang melihat Tuhan yang hidup.
.
Bill Gates dan Steve Jobs adalah dua tokoh dunia yang telah mempengaruhi cara hidup orang-orang di seluruh dunia saat ini. Hampir setiap orang di dunia memanfaatkan penemuan-penemuan mereka. Setiap kita menggunakan PC, laptop, internet, gadget dan telpon genggam, maka kita bersentuhan dengan penemuan-penemuan mereka. Prestasi mereka sudah mempengaruhi  bahkan mengubah cara hidup manusia pada jaman ini. Mereka orang-orang yang sangat sukses, kaya, populer dan memiliki jabatan yang tinggi. Kehidupan mereka ditulis dalam berbagai buku dan artikel.
Bill Gates dan istrinya, Melinda Gates mendirikan yayasan pribadi terbesar di  dunia yang dikelola secara terbuka, yaitu The Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan ini memberikan sumbangan hingga milyaran dollar. Pada tahun 2010, pendirinya sudah memulai Komisi Pendidikan Kesehatan Profesional untuk Abad ke-21 berjudul “Transformasi pendidikan untuk memperkuat sistem kesehatan yang saling tergantung di dunia.”
Melalui program-program yang dimilikinya, yayasan ini sudah menolong jutaan orang di seluruh dunia.
Warren Buffet orang terkaya ke tiga di dunia saat ini, ikut memberikan sumbangan 10 juta lembar saham perusahaan Berkshire Hathaway miliknya pada yayasan ini. Saham itu bernilai 1.5 milyar dollar pada tahun 2006 dan nilai saham itu terus naik pada saat ini.
Jika Bill Gates bukan orang kaya dan tidak punya prestasi apa-apa, tentunya dia tidak akan bersahabat dengan Warren Buffett. Juga, tidak ada orang yang mau memberikan sumbangan sebesar itu pada orang yang tidak punya kredibilitas, prestasi serta kekayaan apa pun.
Justru karena Bill Gates adalah orang terkaya di dunia saat itu (sekarang orang ke dua terkaya di dunia), sudah teruji kredibilitas, prestasi dan kemampuannya maka Warren Buffett bersedia menyumbangkan saham yang sangat besar kepada yayasan ini. Tentunya hanya orang-orang dengan prestasi tertentu yang mampu mengelola uang sebesar ini dengan baik dan benar.
Bukankah kekayaan, prestasi dan popularitas seseorang menjadi jalan untuk membantu jutaan orang?
.
Artikel ini hanyalah sebuah pemikiran yang menurut saya menarik.
Anda boleh setuju atau tidak.
Silahkan Anda memilih:
Menjadi orang berprestasi, agar Anda memiliki  pengaruh untuk membuat perubahan yang baik demi mempermuliakan nama Tuhan,
Atau menjadi orang yang cinta Tuhan dengan prestasi rata-rata, sehingga tidak perlu mengalami dilemma dalam menjaga kekudusan.
Semuanya baik, tergantung tujuan hidup kita.
Pilihan sepenuhnya ada di tangan masing-masing!
.
                                                   Kamu adalah terang dunia.
                           Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
                                         Lagipula orang tidak menyalakan pelita
                                           lalu meletakkannya di bawah gantang,
                                                  melainkan di atas kaki dian
                                sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
                           Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang,
                                     supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik
                                        dan memuliakan Bapamu yang di sorga.
                                                 -The book of Matthew-
                                                               ~
                                        Apakah Tuhan berkenan jika kita mengejar
                                           Prestasi, Uang, Jabatan dan Popularitas?
                                                              Tentu saja!
                                            Tuhan mau kita mengerjakan yang terbaik,
                                                             -Do our best-
                                                   berusaha menjadi yang terbaik,
                                     di bidang kita masing-masing dan di mana pun kita berada.
                                                               Yang terpenting,
                                                       Tuhan ingin kita memanfaatkan
                                           Prestasi, Uang, Jabatan dan Popularitas kita untuk
                                                         Membuat PERUBAHAN
                                      agar dapat MEMBERKATI orang lain sebanyak mungkin,
                                       sehingga DUNIA di sekeliling kita menjadi LEBIH BAIK.
                                                       Melalui apa yang kita lakukan,
                                      Dunia bisa melihat Tuhan melalui kehidupan dan karya kita.
                                               Semakin hebat prestasi dan pengaruh kita,
                                           Semakin besar pula perubahan yang bisa kita buat,
                            Maka Nama Tuhan semakin dikenal dan dikagumi di area yang lebih luas.
                                                   Prestasi, Uang, Jabatan dan Popularitas
                                           Seharusnya dimanfaatkan semaksimal mungkin
                                                          Dengan tujuan untuk
                                          MEMPERMULIAKAN NAMA TUHAN.
                                                                -YennyIndra-

.
By: YENNY INDRA
Inspirator dan Motivator Kristen
.
Bibliografi:
- Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Bill_%26_Melinda_Gates_Foundation






Baik Untuk Dibaca
Portal Sahabat
Portal EasyWorship


0 komentar:

Posting Komentar

 
LONGORI PORTAL © 2012-2018. All Rights Reserved. Design by Malan_Family - www.kibaidlongori.org
Top