Evangelism Unlimited

NKI 297 “Kukirim Kau” Flashback

NKI 297 “Kukirim Kau” Flashback

6 10 99
NKI 297 “Kukirim Kau” Flashback 10 6 99
Ilustrasi
Abstrak

Wanita tinggal dan bekerja di camp Perusahaan kayu, Perusahaan Tambang Mineral, Perusahaan Oil dan Gas (ridge) bahkan menjadi TKI tidaklah terlalu ekstreem atau langka lagi kita dengar dan lihat. Apalagi di era teknologi yang serba maju dimana informasi dan komunikasi tidaklah begitu susah, sehingga ada saja hiburan yang melepaskan lelah setiap harinya. Walau ada beberapa tempat yang masih sangat terisolasi, biasanya perusahaan masih memberikan fasilitas hiburan yang sedikit membantu para pekerja wanitanya untuk berada dalam lokasi kerja tersebut. Satu hal yang kadang membuat kita lupa, bahwa didalam lingkungan kerja yang sedikit jauh dari peradaban, kita sangat miskin dalam hal perkumpulan rohani. Inipun pernah saya alami di lokasi kerja terdahulu, kami tidak terlalu mengenal lagi hari – hari ibadah kecuali waktu fieldbreak (cuti) yang  selalu dinantikan.


Pengarang

Adalah seorang wanita Kanada bernama Edith Margareth Clarckson( 8 Juni 1915) yang berprofesi sebagai guru Sekolah Dasar, pada tahun 1935  ditugaskan untuk menjadi pengajar di Kamp Perusahaan Kayu  yang jaraknya 1400 mil dari rumahnya , di Distrik sungai Rainy (setingkat kecamatan) yakni sebelah barat laut Ontario. Dari sana Ia pindah ke kamp Pertambangan emas Kirkland Lake, 450 km sebelah utara dari Toronto.

Dalam wilayah yang sangat terisolasi pada jaman itu, ia sangat merasa kesepian, jauh dari peradaban, tekanan mental, budaya yang terbelakang dan miskin spiritual. Hanya 1-2 orang saja yang masih rindu dengan kehidupan rohani, sehingga dalam beberapa tahun Ia tidak pernah menemukan perkumpulan rohani dan jiwa Kristen yang terlahirkan baru.

Di usia 22 tahun, dalam kesepian yang sangat terasa,  suatu malam Margareth belajar Firman  dan tanpa sengaja membaca kitab  Yohanes 20:21, yang bertuliskan "Jadi sekarang Aku mengutus kamu ".

Karena cacat fisik, Ia tahu bahwa  tidak akan pernah bisa pergi ke ladang misi, tapi Tuhan sepertinya memberitahukan malam itu bahwa ini adalah ladang misinya,   “Tuhan mengutus aku!”.  Margareth segera menulis dan menerbitkan puisi yang alami berdasarkan pengalaman hidupnya  kedalam sebuah teks “So Send I You. " .

Teks ini kemudian menjadi Greatest Missionary Hymn of the 20th Century (penulis: himne misionaris terbesar dari abad kedua puluh) sehingga telah menjadi acuan oleh banyak Pemimpin injili sebagai himne misionaris terbaik dari abadnya dan diterjemahkan dalam NKI 297 “Kukirim Kau”.

Beberapa tahun kemudian Ia menyadari bahwa puisi ini benar-benar sangat sepihak; Ia mengatakan bahwa dalam puisi itu  hanya menceritakan  penderitaan dan pengalaman pribadi dari panggilan misionaris, sementara tidak ada kemenangan didalamnya. Akhirnya Ia menulis puisi lain dalam irama yang sama sehingga ayat-ayat dapat digunakan secara bergantian, yang memberikan kemuliaan dan harapan dari panggilan misionaris. Lagu ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1954, namun sangat menarik bahwa banyak buku nyanyian yang memilih menjatuhkan versi pertamanya  untuk disadur (termasuk Nyanyian Kemenangan Iman).

Sisa kehidupan dunia mengajarnya, Ia  menjabat sebagai Pemimpin Musik di enam sekolah besar Ontario selama enam tahun. Dia juga menjadi seorang penulis yang produktif, penerbit ratusan puisi, artikel, lagu,  sketsa dan juga menulis tujuh belas buku. Keahliannya menulis banyak lagu hymne membuat  Clarkson juga mengajar mata kuliah hymne Kristen di Regent College  Vancouver. Atas kontribusinya  terhadap lagu hymne Rohani,  The Hymn Society yang berkantor di Kanada memberi gelar sebagai Pembela Rakyat / Pahlawan di konvensi nasional  tahun 1992.


Musik
Musik “So Send I You” dibuat oleh John W. Peterson, yang lahir di Lindsborg, Kansas 1 November 1921, dan menghabiskan hari-hari awal di Salina, Kansas.   Ia sering disebut sebagai penulis lagu Injili kontemporer. Dampak dari kontribusi untuk musik kontemporer gereja, membuatnya sangat dikenal kebanyakan orang Kristen Injili. John telah menulis  lebih dari 1200 lagu Injil, himne dan koor serta menyediakan paduan suara gereja dengan lebih dari dua puluh musikal.

Pada tahun 1939 ia memulai pekerjaan penginjilan lewat radio dengan dua saudaranya dan pada saat itu mulai menulis lagu Himne Injili pertamanya. Pada tahun 1942  Peterson masuk dinas militer dan menjabat sebagai pilot dengan rute Cina-Burma. Mengomentari tentang hubungan periode hidupnya dengan lagu rohani,berdasarkan kitab Roma 10:14 ia mengatakan, "Saya punya banyak pengalaman spiritual yang berharga selama berhari-hari, dan banyak dari lagu-lagu saya sekarang di media cetak berawal  dari suatu tempat di India atau Burma atau  diatas Pegunungan tinggi Himalaya."

Dalam bukunya The Miracle Goes On, Mr Peterson sering menyebutkan keyakinannya tentang kekuatan sebuah lagu Injili untuk mengubah hidup seseorang. Dia mengutip contoh berikut:
"So Send I You" digunakan oleh Allah dalam kehidupan seorang aktris yang datang untuk mengenal Kristus dan yang menghadapi keputusan menyakitkan secara lahiriah : Haruskah dia mempertahankan kontrak profesionalnya? ataukah melepaskan karirnya dan mendedikasikan hidupnya sepenuhnya kepada Tuhan untuk pelayanan dimanapun?

Di tengah dilema itu sang aktris duduk mendengarkan rekaman lagu ini, tiba-tiba tantangan  datang menghampirinya dan  menakjubkan Sang aktris terpanggil. Aktris ini jatuh berlutut dan membuat komitmen total kehidupannya kepada Tuhan, dan pada waktu itu Ia memutuskan untuk memenuhi  panggilanNya.

Pemikiran
Apakah pembaca  sudah mewakili Misi Pelayanan yang paling dalam sambil bekerja di tempat sekarang sehingga anda keberkatan?
Bagaimana jika pembaca sudah merupakan bagian dari pelayanan dan berada didaerah pelosok dan mengalami kesunyian luar biasa namun makin dekat dengan Juruselamat?


Berikut Kutipan Lagu dari versi Inggris

SO SEND I YOU  (first version / Diadopt NKI)

 So send I you to labor unrewarded,
To serve unpaid, unloved, unsought, unknown,
To bear rebuke, to suffer scorn and scoffing-
So send I you to toil for Me alone.

So send I you to bind the bruised and broken,
O’er wand’ring souls to work, to weep, to wake,
To bear the burdens of a world aweary-
So send I you to suffer for My sake.

So send I you to loneliness and longing,
With heart ahung’ring for the loved and known,
Forsaking home and kindred, friend and dear one-
So send I you to know My love alone.

So send I you to leave your life’s ambition,
To die to dear desire, self-will resign,
To labor long, and love where men revile you-
So send I you to lose your life in Mine.

So send I you to hearts made hard by hatred,
To eyes made blind because they will not see,
To spend, tho’ it be blood, to spend and spare not-
So send I you to taste of Calvary.

SO SEND I YOU (newer version /beberapa gereja gunakan)
So send I you- by grace made strong to triumph
O'er hosts of hell, o'er darkness, death and sin,
My name to bear, and in that name to conquer-
So send I you, my victory to win.

So send I you- to take to souls in bondage
The word of truth that sets the captive free,
To break the bonds of sin, to loose death's fetters-
So send I you, to bring the lost to me.


So send I you- My strength to know in weakness,
My joy in grief, My perfect peace in pain,
To prove My power, My grace, My promised presence-
So send I you, eternal fruit to gain.

So send I you- to bear My cross with patience,
And then one day with joy to lay it down,
To hear My voice, "Well done, My faithful servant-
Come, share My throne, my kingdom and My crown!"
"As the Father hath sent Me, So send I you."


NKI No.297 (Kutipan @ Yayasan Kalam Hidup)

KUKIRIM KAU
Ku kirim kau kerja dan tak diupah
Tak dikasih, tak dikenal orang
Menderita olokan manusia
Demikian tugas-Ku bagimu

Koor:
Ku dikirim BapaKu
Ku kirim kau

Ku kirim kau ke jiwa yang terhilang
Sembuhkan hati yang remuk redam
Pikul beban, tangisi dunia ini
Demikian kau d’rita bagi-Ku

Ku kirim kau pada tempat yang sunyi
Jauh dari sanak dan saudaramu
Tinggalkan rumah dan kampung halaman
Agar kau insaf pada kasih-Ku

Ku kirim kau tinggalkan cita-cita
Dan buangkan kehendak dirimu
Layanilah mereka yang melawan
Kukirim kau korbankan jiwamu

Ku kirim kau ke hati yang k’ras dan g’lap
Ke telinga yang tak mau mendengar
Ke mata yang tak mau melihat
Ku kirim kau rasakan pa’it salib

Note:
Mahasiswa Alkitab atau siapapun bisa mempelajari dua versi Inggris diatas, temukan perbandingan atau lainnya serta masukkan kolom komentar yang akan menginspirasi setiap pembaca. Jika kesusahan, beri komentar sebagai anonymous (lampirkan nama/group).

Evangelism Unlimited : Manasje Malan, Yuli Bonggatasik (editor) Profile Penulis

Baik Untuk Dibaca
Portal Pdt.Markus Lingga
Portal Pdt.Aris Mangosa
Portal English

0 komentar:

Posting Komentar

 
LONGORI PORTAL © 2012-2018. All Rights Reserved. Design by Malan_Family - www.kibaidlongori.org
Top