Evangelism Unlimited

IMAN YG TANGGUH

IMAN YG TANGGUH

6 10 99
IMAN YG TANGGUH 10 6 99
Kejadian 22:1-14              
Dimanapun Jemaat yang membangun gedung fisik gereja merupakan salah contoh tentang aplikasi iman yang tangguh. Sebab dalam membangun gedung gereja ini bukan perkara yg mudah. Ada banyak pengorbanan yang jemaat Tuhan telah korbankan diantaranya adalah korban materi, waktu dan juga perasaan. Aplikasi Iman yg tangguh menghasilkan ketekunan sejati.
Ada beberapa kriteria yang disebutkan sebagai iman yg tangguh.  

I. IMAN TAAT TANPA PAMRIH ayat 1-3
Kej. 22:1-3
Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan." Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.(TB)
Ada 3 point yang bisa dilihat dalam hal ketaatan Abraham yakni :
1. Jawaban Abraham kepada Tuhan membuktikan bahwa dia orang yg taat. Kata yg sama diulangi diayat 11.Jawaban Abraham menunjukkan ketaatannya kepada Allah dan sanggup melakukan kehendak Allah tanpa syarat. Iman seperti ini mungkin hanya sebatas kita dengarkan dan lihat pada Abraham, tapi sangat dibutuhkan dalam kehidupan kita untuk selalu memberikan jawaban ketaatan akan perintah Tuhan.
2, Allah minta Abraham mempersembahkan anaknya yg tunggal yakni Ishak. Dalam hal ini Abraham mendengarkan dan melakukan.
3. Iman Abraham yang tangguh menghasilkan ketaatan sejati. Walau Abraham tdk mengerti apa rencana Tuhan baginya tapi dia tetap taat. ( Abraham paham siapa yg memberi dan siapa yang minta).

II. IMAN YG TAK LEKANG OLEH WAKTU. ayat 4
Kej. 22:4
Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.(TB) Untuk taat perlu berjalan dalam proses waktu. Karena terkadang  waktu membuat ketaatan kita tidak konsisten. Contohnya: Saat kita mendengar Firman Tuhan, kita tersentak dan bersemangat untuk taat pada Firman, namun seiring proses waktu, semangat menjadi kendor bahkan lapuk dimakan waktu.
Ayt 4, "pada hari ke 3", perintah Tuhan kepada Abraham adalah perintah yg sulit. Sebenarnya Abraham ada waktu untuk mengelak, tapi dia tidak melakukannya. "Ketaatan Abraham pd TUHAN adalah ketaatan yg tak lekang oleh waktu.Penerapannya ialah Iman yg tangguh merupakan iman yg konsisten, iman yg berharap terus menerus pada Tuhan walau waktu membuat kadang menjadikan seseorang berubah

III. IMAN YANG TAK GOYAH KARENA SITUASI DAN KONDISI. ayat 7-8
Kej. 22:7-8
Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: "Bapa." Sahut Abraham: "Ya, anakku." Bertanyalah ia: "Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?" Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.(TB) Dlm pasal 21, Sarah minta Abraham untuk mengusir Ismael. Permintaan tersebut disetujui oleh Allah. (21:12). Dalam ayat 11 hati Abram sangat sebal. #hal ini sangat wajar#. Tetapi dalam Kej 22:1-14 Allah minta Abraham mempersembahkan Ishak. Sebagai manusia biasa  mungkin Abraham berfikir mengapa Allah bertindak kejam kepadanya? Abraham tentu tidak mengerti apa rencana Allah baginya. Tapi satu perkara yang indah tidaklah goyah pada keadaan. Ayat 7, (baca ayat....pertanyaan yang sulit dijawab...)Sebagai ayah dia tdk mungkin mengatakan Isaklah yang akan dikorbankan. ( dia mungkin tertekan secara psikologi). Ayt 8, Abraham punya jawaban, jawaban yang tidak menyinggung perasaan anaknya. YEHOVA JIREH... Ini jawaban yang luar biasa dan tidak melukai hati anaknya. Dalam perjalanan kehidupan, hendaklah iman kita tidak dipengaruhi oleh situasi yang terbawa dalam keindahan duniawi. Ada saat-saat tertentu dalam hidup dimana kita tidak mengerti apa rencana Tuhan bagi kita. Ada kabut menghadang pandangan kita.  Dia seolah-olah jauh dari kita. Dalam keadaan seperti itu , engkau harus memiliki Iman yg tangguh, jangan Imanmu goyah karna keadaan.

Author : Pdt Aris Mangosa   Profile Penulis
Editing : Administrator

Baik Untuk Dibaca
Berdoa Untuk Philipina lebih Baik
Pengorbanan Yang Memerdekakan
Mempraktekkan Pola Hidup Yang Layak
Pendidikan Seksualitas Yang Alkitabiah

0 komentar:

Posting Komentar

 
LONGORI PORTAL © 2012-2018. All Rights Reserved. Design by Malan_Family - www.kibaidlongori.org
Top