Evangelism Unlimited

PENGAJARAN TENTANG AKHIR ZAMAN (ESCHATOLOGY)

PENGAJARAN TENTANG AKHIR ZAMAN (ESCHATOLOGY)

6 10 99
PENGAJARAN TENTANG AKHIR ZAMAN (ESCHATOLOGY) 10 6 99
PENDAHULUAN
•    Berbicara tentang akhir zaman adalah sesuatu yang menarik untuk diketahui oleh orang-orang percaya.
•    Apakah arti akhir zaman dan kapankah mulai dan berakhir?
•    Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita harus belajar dari kitab Daniel, khususnya pasal 9:20-27, di mana malaikat Tuhan telah menyampaikan penglihatan tentang akhir zaman kepada Daniel pada tahun pertama pemerintahan Koresy atas Kasdim, yaitu tahun 539/538 BC, yang juga disebut tahun berakhirnya kerajaan Babel dan beralih ke tangan kerajaan Media-Persia
•     Daniel memohon pemulihan atas bangsanya sesuai dengan nubuat nabi Jeremia bahwa bangsa Israel akan ditawan selama 70 tahun karena dosa mereka dalam melalaikan tahun-tahun Sabat. 
•    Sementara Daniel berdoa, maka malaikat Tuhan memberitahukan kepadanya tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi sampai kepada akhir zaman
1.    Ayat 25 ada istilah 7 x 7 masa, yaitu sejak perintah Koresy keluar (539/538), yang isinya mengijinkan kembalinya orang Israel ke negerinya (bnd Ez.1:1-4) sampai selesainya Nehemia membangun dan memulihkan Yerusalem (420/410).  Periode ini disebut 7 x 7 masa atau 7 sabat, yang berlangsung ± 120 tahun.
2.    Ayat 25-26 ada istilah 62 x 7 masa, yaitu sejak selesainya pembangunan dan pemulihan Yerusalem (420/410) sampai kedatangan Kristus yang pertama (secara khusus menunjuk kepada hari kematianNya) sekitar tahun 29 Masehi.  Periode ini disebut 62 x 7 masa atau 62 sabat, yang berlangsung ± 449 tahun.
3.    Ayat 26-27 ada istilah 1 x 7 masa, yaitu sejak kematian Kristus (29 M) sampai kedatanganNya yang ke-2 (sebelum zaman kekekalan dimulai).  Periode ini disebut sebagai zaman gereja atau zaman anugerah atau permulaan akhir zaman, yang juga disebut dengan istilah 1 sabat.
 Jumlah keseluruhan dari tahun-tahun penawanan bangsa Israel adalah 70 masa atau 70 sabat.
•    Dapat dikatakan bahwa akhir zaman mulai dihitung sejak kedatangan Yesus pertama (inkarnasi Allah) atau lebih tepatnya sejak kematianNya, kebangkitanNya, dan kenaikanNya ke surga sampai Ia datang kembali.
•    Pada Ibr. 1:1-2 dikatakan bahwa Kristus datang pada zaman akhir ini.  Pada Dan. 9:26 secara tersirat dikatakan bahwa Yang Diurapi mati pada zaman akhir.  Pada Kis. 2:17 dikatakan Roh Kudus dicurahkan pada hari-hari terakhir.
•    Berapa lamakah masa akhir zaman ini berlangsung?  Tidak ada ayat yang menjelaskan berapa tahun berlangsung, tetapi firman Allah hanya menuliskannya dengan istilah 1 x 7 masa atau 1 sabat (Dan. 9:27).
•    Mungkin itu sebabnya, maka murid-murid datang kepada Yesus menanyakan, “Bilamanakah hal itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia?” (Mat. 24:3)
•    Pengajaran tentang akhir zaman memunculkan berbagai penafsiran, yang kadang membuat kita bingung, manakah yang benar sebagai ajaran yang benar?  Jalan keluarnya ialah back to the Bible.
•    Pengajaran tentang akhir zaman mencakup seluruh peristiwa yang telah terjadi sejak inkarnasi Allah, yang sedang terjadi pada masa kini, dan akan terjadi sampai Kristus datang membangun kerajaanNya yang kekal.
•    Dalam masa tersebut telah terjadi: Pertama,  inkarnasi, kematian, kebangkitan, dan kenaikan Kristus ke surga.
•    Kedua, pencurahan Roh Kudus dan permulaan sejarah gerja (Kis. 2).
•    Kini sedang berlangsung zaman gereja yang biasa disebut  masa anugerah.
•    Kemudian akan datang masa akhir dari akhir zaman itu, yang dimulai dengan:
1.    Adanya tanda-tanda kesudahan alam (termasuk masa kesengsaraan besar),
2.    Kedatangan Kristus di awan-awan,
3.    Kebangkitan pertama,
4.    Pengangkatan gereja,
5.    Pesta kawin Anak Domba dan pengadilan orang-orang percaya,
6.    Kerajaan 1000 tahun dan iblis dikekang,
7.    Kebangkitan ke-2 dan pengadilan di Takhta Putih,
8.    Dan langit dan bumi baru serta Yerusalem baru yang turun dari surga.

BEBERAPA PERISTIWA PENTING YANG  TERJADI PADA AKHIR ZAMAN 

1.    Peristiwa Inkarnasi Allah, pencurahan Roh Kudus, dan permulaan sejarah gereja.
•    Pokok-pokok ini tidak banyak dipersoalkan oleh orang Kristen karena sudah terjadi dan sedang terjadi.
•    Adanya persekutuan umat Tuhan sekarang adalah bukti dari peristiwa sejarah tersebut, yang telah ada ± 2.000 tahun yang lalu dan akan berakhir sebelum kerajaan kekal dimulai.

2.    Tanda-tanda yang mendahului kedatangan Kristus  yang kedua kali:
•    Tanda-tanda kesudahan alam bahkan sampai kedatangan Kristus kedua kali sudah dijelaskan oleh Yesus kepada murid-muridNya pada Mat. 24, Mrk. 13,  dan Luk. 21 dan oleh rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat Tesalonika dan kepada Timotius (1Tes. 4 & 5; 2Tes. 2; 2Tim. 3) dan di beberapa bagian Alkitab lainnya.
•    Untuk lebih jelasnya kita harus belajar dari perkataan Tuhan Yesus sendiri mengenai tanda-tanda kesudahan alam. 
•    Tuhan tidak menyuruh umatNya untuk mereka-reka tentang waktu kedatanganNya yang kedua kali, tetapi Ia menyuruh umatNya melihat tanda-tanda kesudahan alam sebelum kedatanganNya, sehingga umatNya dapat lebih mempersiapkan diri dan berjaga-jaga.
•    Berikut ini sejumlah tanda-tanda kesudahan alam:

Tanda-tanda Kesudahan Alam:

1) Akan datang kristus-kristus palsu yang akan menyesatkan banyak orang (Mat. 24:5).
2) Akan terjadi peperangan dan kabar perang di mana-mana (Mat. 24:6-7).
3) Akan terjadi bala kelaparan di berbagai tempat (Mat. 24:7).
4) Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat (Mat. 24:7), dan akan diakhiri sebuah gempa bumi dahsyat menurut Why. 6:12-17.
 Tanda-tanda di atas belum kesudahannya, tetapi baru permulaan penderitaan, kata Yesus.

5.    Akan terjadi masa penyiksaan kepada umat Tuhan karena nama Yesus (Mat. 10:22; 24:9), tetapi itu sifatnya sektarian.
6.    Akan terjadi kemurtadan- apostasy (Mat. 24:10).
7.    Akan muncul nabi-nabi palsu, yang menyesatkan banyak orang (Mat. 24:11).
8.    Kedurhakaan akan semakin meningkat (Mat. 24:12).

 Rasul Paulus menggambarkan keadaan akhlak manusia pada akhir zaman pada 2Tim. 3:1-9, sbb:
•    Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang.
•    Manusia membual dan menyombongkan diri.
•    Manusia menjadi penfitnah.
•    Anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya.
•    Tidak tahu berterima kasih.
•    Tidak peduli agama.
•    Tidak tahu mengasihi.
•    Tidak mau berdamai.
•    Suka menjelekkan orang lain.
•    Tidak dapat mengekang diri/garang.
•    Tidak suka yang baik.
•    Suka menghianat.
•    Tidak berpikir panjang.
•    Berlagak tahu.
•    Lebih menuruti hawa nafsunya.
•    Beribadah secara lahiriah.
•    Menentang kebenaran.
•    Iman mereka tidak tahan uji
9.    Kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin (Mat. 24:12).
10.    Akan ada penginjilan sedunia (Mat. 24:14).
 Sesudah itu barulah tiba kesudahannya, kata Yesus. Siapa yg bertahan akan selamat (Mat. 24:13)

11.    Akan terjadi siksaan yang dahsyat, yang biasa disebut masa sengara besar yang dilancarkan oleh anti-Kristus (Mat. 24:15-28).
•    Masa sengsara besar ini akan mencapai klimaksnya pada benda-benda langit, yaitu matahari akan menjadi gelap, bulan tidak bercahaya, dan bintang-bintang akan berjatuhan serta benda-benda langit akan goncang (Mat. 24:29).
•    Masa sengsara besar tidak sama dengan siksaan-siksaan yang pernah dialami oleh beberapa orang percaya dari masa ke masa, tetapi dahsyatnya masa itu tidak dapat dibayangkan betapa beratnya, sehingga dikatakan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak ada yang selamat (Mat. 24:21-22).
•    Masa sengsara besar (tribulation period) merupakan persoalan di kalangan para teolog karena masalah penafsiran, sehingga dikenal 3 pandangan tentang masa sengsara besar:

•    Pre-tribulation, yaitu paham yang mengatakan bahwa Yesus akan datang sebelum masa sengsara besar terjadi atau pengangkatan gereja akan terjadi sebelum masa sengsara.
•    Mid-tribulation, yaitu paham yang mengatakan bahwa gereja akan mengalami separuh bagian pertama dari masa sengsara besar atau pengangkatan gereja terjadi di tengah-tengah masa sengsara besar.
•    Post-tribulation, yaitu paham yang mengatakan bahwa Yesus akan datang sesudah masa sengsara besar.  Artinya gereja akan mengalami masa sengsara besar.
•    Pandangan pre-tribulation adalah sebuah penghiburan yang kita harapkan karena kita tentu tidak suka penganiayan, tetapi jika kita bandingkan dengan kitab Dan. 12:1-3, Mat. 24 dan beberapa bagian di kitab Wahyu ternyata pengajaran Alkitab tidak demikian.
•    Mereka mendasarkan pandangannya pada Why. 3:10, “…maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.”
•    Mereka mengartikan istilah Aku akan melindungi engkau dari hari pencobaan dengan maksud gereja akan diangkat sebelum hari sengsara terjadi. 
•    Tetapi istilah itu mempunyai padanan dengan Dan. 3, 6, dan 12:1 di mana Sadrak, Mesakh, Abednego, dan Daniel mengalami penyiksaan, tetapi Tuhan melindungi mereka, bahkan dikatakan dalam 12:1 umat Tuhan akan mengalami kesusahan besar, tetapi Mikhael akan tampil mendampingi mereka untuk meluputkannya. 
•    Penafsiran ini lebih sesuai dengan Mat. 24:22 di mana Tuhan akan mempersingkat waktu masa sengsara besar itu mengingat umat pilihan Tuhan yang sedang menderita di dalamnya.
•    Jika benar gereja sudah diangkat, baru terjadi masa sengsara besar di bumi akan muncul pertanyaan:
•    Siapakah yang akan disiksa oleh anti-Kristus?  Tidak mungkin dia menyiksa para pengikutnya.
•    Daniel telah mendapat penglihatan tentang Antiokus Epiphanes (AE) dari Syria yang menyiksa orang-orang Yahudi yang setia kepada Tuhan.  AE adalah lambang dari anti-Kristus yang akan menyiksa umat pilihan Tuhan pada akhir zaman.
•    Dan. 7, khususnya ayat 25 menjelaskan tentang tanduk kecil pada binatang yang ke-4 yang menunjuk kepada munculnya Antiokhus Epifanes yang menajiskan Bait Suci dan menyiksa orang-orang Yahudi yang setia sekitar tahun 175-165 BC.
•    Tanduk kecil itu juga melambangkan anti-Kristus yang akan muncul di akhir zaman, yang akan menentang Yang Maha Tinggi dan menganiaya orang-orang kudus selama 1 masa, 2 masa, dan ½ masa.
•    Pada Dan. 12:1-3 sangat jelas diuraikan bahwa sengsara besar (ayat 1) mendahului hari kebangkitan (ayat 2-3).
•    Menurut 1Tes. 4:16-17 kebangkitan orang percaya mendahului pengangkatan gereja. 

 Logika Urutannya: masa sengsara besar – kebangkitan orang percaya – pengangkatan gereja, dst.
•    Berarti orang-orang percaya yang masih hidup akan mengalami masa sengsara besar.
•    Istilah Mikhael muncul dan mendampingi anak-anak bangsamu (Dan. 12:1) sama dengan istilah berdiri artinya Mikhael akan berperang bagi umat Tuhan dan melindunginya.
•    Ungkapan bangsamu akan terluput artinya orang-orang Israel yang namanya tertulis dalam kitab itu akan terluput.  Mereka harus mengalami kesesakan dan penderitaan, tetapi mereka dilindungi oleh Mikhael, sehingga mereka terluput.
•    Rupanya mereka dilindungi supaya tetap hidup di dunia seperti Sadrak, Mesakh, Abednego, dan Daniel (Dan. 3 & 6), dan mereka yang mati karena penganiayaan itu juga dapat dikatakan mereka terluput dari penganiayaan itu.

3.    Kristus menyatakan diriNya di awan-awan:
•     Mat. 24:29-31 menyatakan bahwa segera sesudah masa sengsara besar terjadi, tiba-tiba Yesus menampakkan diriNya di langit dan datang di awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaanNya.
•    Peristiwa ini akan dilihat oleh semua bangsa di bumi.

4.    Kebangkitan orang-orang percaya dan pengubahan orang-orang percaya yang masih hidup dalam sekejap mata (1Tes. 4:1-17)
•    Tuhan Yesus sendiri menyuruh malaikatNya meniup sangkakala dengan bunyi yang dahsyat dan semua orang mati di dalam Tuhan dari seluruh penjuru dunia akan bangkit dan dikumpulkan.  Inilah yang disebut kebangkitan I (Why. 20:5-6).
•    Orang yang mendapat bagian dalam kebangkitan I adalah orang yang berbahagia karena kematian II (hukuman kekal) tidak berkuasa atas mereka dan juga mereka akan memerintah bersama dengan Yesus selama 1.000 tahun lamanya setelah Perjamuan Besar di awan-awan.

5.    Pengangkatan umat Tuhan ke angkasa/awan-awan (1Tes. 4:17).
•    Golongan pre-tribulation mengatakan bahwa pengangkatan gereja terjadi sebelum masa sengsara besar karena tujuan sengsara besar adalah untuk menghukum orang-orang Yahudi, bukan untuk menguji iman gereja.
•    Pendapat ini sulit dipercaya karena tidak ada dukungan ayat yang jelas.
•    Bagi post-tribulation, Yesus datang kembali merupakan penghakiman bagi anti-Kristus bersama dengan nabi-nabi palsunya, tetapi merupakan hari kemuliaan bagi orang-orang percaya, termasuk orang Yahudi yang bertobat. 
•    Ketika Yesus datang nanti, orang-orang percaya yang telah mati termasuk orang-orang percaya dalam Perjanjian Lama akan bangkit lebih dahulu, kemudian yang masih hidup akan diubahkan dan mereka diangkat ke awan-awan bertemu dengan Yesus.
•    Pandangan ini sesuai dengan Mat. 24:31 dan 1Tes. 4:17.

6.    Pesta kawin Anak Domba Allah dan Pengadilan bagi orang-orang percaya untuk menerima upah
•    Yesus sendiri mengatakan, “Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya” (Mat. 16:27). 

•    Pembalasan atau pengadilan di sini bukan penghakiman di Takhta Putih, tetapi pengadilan bagi orang-orang percaya yang sudah diangkat tadi, di mana segala kualitas pelayanannya akan mendapat upah.
•    Penghakiman di sini bukan untuk menjatuhkan hukuman, melainkan pertanggungjawaban atas segala pelayanan selama mengikut Yesus di bumi ini.
•    Inilah yang dikatakan rasul Paulus dalam 1Kor. 3:12-15 bahwa pada hari Tuhan akan nyata segala mutu pekerjaan masing-masing kita di hadapan Tuhan dan akan menerima upah sesuai dengan kualitas pelayanan kita, tetapi jika kualitasnya jelek, maka kita akan menderita kerugian.
•    Artinya selamat, tetapi tidak memperoleh apa-apa.
•    Dalam acara pesta kawin Anak Domba Allah nanti, orang-orang percaya akan menerima upah sesuai dengan kualitas pelayanannya selama mengikut Tuhan di bumi.

7.    Kerajaan 1.000 tahun dan Iblis dirantai (Why. 20)
Ada 3 pandangan mengenai kerajaan 1.000 tahun (millennium):
•    Pre-millenianisme artinya Yesus akan datang kembali sebelum kerajaan 1.000 tahun.
•    Post-millenianisme artinya Yesus akan datang kembali sesudah kerajaan 1.000 tahun.
•    A-millenianisme artinya tidak ada kerajaan 1.000 tahun.
•    Kerajaan 1.000 tahun (millennium) dijelaskan dalam kitab Why. 20. 
•    Kerajaan 1.000 tahun merupakan bagian utama dari kedatangan Yesus kali kedua, yang meliputi:
•    Penghancuran bala tentara yang berkumpul melawan  Allah di tanah suci (Why. 19:17, 21).  Terjadinya Perang Harmagedon.
•    Penangkapan binatang dan nabi palsu untuk dilemparkan ke dalam lautan api (Why. 19:20).
•    Dan pengikatan/pengekangan Iblis (Why. 20:1-3).
•    Setelah pesta kawin Anak Domba Allah selesai, maka Yesus sendiri dengan diiringi oleh saleh-salehNya akan turun ke bumi untuk menggembalakan umatNya sebagai Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan, dan untuk melaksanakan penghukuman dan pembalasan bagi musuh-musuhNya (Why. 19:6-16).
•    Salah satu tujuan dari kedatangan Yesus II kali ialah untuk mendirikan kerajaanNya (Mat. 25:31-46; Why. 19:11-20:6).  Kapankah kerajaan 1.000 tahun dimulai?
•    Kerajaan 1.000 thn dimulai setelah kedatangan Yesus Kembali dan sesudah penghukuman atas anti-Kristus (Why. 19:1-20:6).
•    Di mana anti-Kristus dan nabi-nabi palsu sudah dilemparkan ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang (Why. 19:20).

•    Sesudah itu rasul Yohanes melihat seorang malaikat turun dari surga memegang kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya.  Malaikat itu menangkap dan mengikat si Iblis itu selama 1.000 tahun lamanya.
•    Istilah mengikat selama 1.000 tahun artinya Iblis akan dikekang selama 1.000 tahun sehingga ia tidak dapat menyesatkan bangsa-bangsa selama pemerintahan Yesus 1.000 tahun berlangsung.

8.    Penghukuman terhadap Iblis (Why. 20)
•    Sesudah kerajaan 1.000 tahun, Iblis akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya (Why. 20:7-10).
•    Mengapa Iblis perlu dilepaskan lagi?  Alkitab tidak memberi penjelasan, tetapi ada beberapa penafsiran muncul:
•    Pertama, mungkin untuk menunjukkan ketidaktulusan orang-orang yang pura-pura ikut Yesus selama Iblis dikekang.
•    Kedua, mungkin juga untuk membuktikan bahwa 1.000 tahun dikekang di dalam jurang maut, tidaklah berhasil mengubah karakter Iblis.
•    Buktinya baru setelah dilepaskan, ia langsung pergi menyesatkan bangsa-bangsa dan mengumpulkan kekuatan dari Gog dan Magog yang jumlahnya seperti pasir di laut.
•    Di bawah kepemimpinan Iblis, pasukan ini akan pergi menyerang perkemahan orang-orang kudus dan kota yang dikasihi, yaitu Yerusalem.
•    Istilah Gog dan Magog sudah dinubuatkan oleh Yehezkiel (38:2).
•    Gog adalah raja agung dari negeri Mesekh dan Tubal.  Magog adalah keturunan dari Nuh.  Dalam Yeh. 38:2; 39:6 disebut sebagai suku yang bermusuhan dengan umat Allah.
•    Namun peperangan ini berlangsung singkat karena secara tiba-tiba api turun dari langit dan menghanguskan semua pasukan itu.
•    Dan Iblis dilemparkan ke dalam tempat siksaan bersama dengan kedua binatang dan di sana mereka disiksa selama-lamanya.

9.    Kebangkitan kedua dan Pengadilan di Takhta Putih (Why. 20:11-15)
•    Sesudah pemberontahan yang paling akhir, maka berlangsunglah penghakiman yang terakhir kepada orang-orang yang tidak percaya.
•    Pada saat itu langit dan bumi yang lama akan berakhir dan zaman kerajaan 1.000 tahun pun akan berakhir pula.
•    Setelah penghukuman terhadap Iblis, maka terjadilah kebangkitan kedua, yaitu kebangkitan orang-orang yang tidak percaya dan mereka menghadap Takhta pengadilan untuk diadili.
•    Di sana dibuka semua kitab, yaitu buku-buku catatan tentang segala perbuatan jahat mereka dan mereka diadili sesuai dengan perbuatan mereka.
•     Kemudian dibuka juga sebuah kitab yang lain, yaitu kitab kehidupan (buku register orang percaya) untuk membuktikan bahwa mereka layak dihukum karena namanya tidak tercatat di dalam buku kehidupan berarti mereka belum pernah percaya.
•    Akhirnya mereka dilemparkan ke dalam lautan api yang disebut sebagai kematian II (Why. 20:11-15)

10.    Langit dan bumi baru (Why. 21-22)
•    Era baru dimulai karena yang lama sudah berlalu.  Langit dan bumi yang lama sudah lenyap dan diganti dengan langit dan bumi baru sebagai permulaan dari alam semesta yang baru (Why. 21:1).
•    Langit dan bumi baru itu tidak jelas, apakah langit dan bumi lama ini yang diubah atau memang betul-betul baru karena baru diciptakan.

•     Prinsip di sini ialah terjadinya suatu situasi alam semesta yang baru, yang cocok bagi kehidupan orang-orang percaya dalam zaman kekekalan.
•    Dalam langit dan bumi baru akan ada Yerusalem baru yang turun dari surga sebagai kota pusat pemerintahan Yesus untuk selama-lamanya.  Bagaimana sifatnya dan indahnya kota itu dapat dibaca pada Why. 21:2-22:5.

SIKAP ORANG PERCAYA MENGHADAPI  SITUASI AKHIR ZAMAN 

1.    Memiliki sikap yang membangun
2.    Memiliki sikap waspada
3.    Memiliki sikap selektif dan peka
4.    Memiliki sikap jantan/memiliki pendirian yang teguh
5.    Memiliki sikap yang bijaksana/tulus ikhlas
6.    Memiliki sikap tenang

KESIMPULAN

•    Dapat disimpulkan bahwa zaman ini di mana kita berada sekarang adalah zaman akhir yang tidak lama lagi akan diakhiri oleh Bapa sendiri dengan kembaliNya Sang Hakim Agung, Yesus Kristus.
•    Iblis dan para pengikutnya berusaha keras agar orang-orang percaya kepada Yesus menjadi lemah, bingung, kacau balau, murtad, dan menjadikan mereka sebagai sahabatnya yang dipersiapkan untuk hukuman kekal.
•    Karena itu, orang-orang Kristen perlu memiliki pengertian dan pengetahuan tentang tanda-tanda akhir zaman dan menyikapinya dengan tepat agar tidak tersesat oleh rupa-rupa pengajaran sesat.

by : Pdt Markus Lingga,M.A  Lihat Profile Penulis

Baik Untuk Dibaca
Kehidupan Yang Beribadah
Pengorbanan Yang Memerdekakan
Mempraktekkan Pola Hidup Yang Layak
Berpuasa Yang Alkitabiah

0 komentar:

Posting Komentar

 
LONGORI PORTAL © 2012-2018. All Rights Reserved. Design by Malan_Family - www.kibaidlongori.org
Top