Evangelism Unlimited

GEREJA EKKLESIOLOGI

GEREJA EKKLESIOLOGI

6 10 99
GEREJA EKKLESIOLOGI 10 6 99
Pengertian Gereja

Ada beberapa istilah yg dipakai dalam PB:
•    Ekklesia yg berasal dari ek (keluar) dan kaleo (memanggil) yg berarti “memanggil keluar” dari kegelapan dosa kepada terang Kristus.
•    Sunagoge dari kata sun (jalan bersama) dan ago (datang) yg artinya “datang atau berkumpul bersama”.  Kata ini menunjuk kepada arti pertemuan ibadah orang Yahudi atau juga menunjuk kepada arti bangunan di mana mereka berkumpul beribadah.
•    Kuriake (hiriake) artinya  “gereja adalah milik Tuhan”, yaitu orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamatnya (lebih menunjuk kepada bangunan rohani dari Allah).

Istilah lain untuk Gereja:
•    Tubuh Kristus, menunjuk kepada kesatuan gereja, baik lokal maupun universal yg sifatnya organis, Ef. 1:23; Kol. 1:18; 1Kor. 12:27.
•    Bait Roh Kudus atau Bait Allah, di mana Roh Kudus tinggal, 1Kor. 3:16.
•    Yerusalem yg di atas, Yerusalem yg baru atau Yerusalem sorgawi.  Yerusalem adalah tempat Allah berdiam dan secara simbolis meneguhkan hubungan dengan umatNya, Gal. 4:26; Ibr. 12:22; Why. 21:2.
•    Tiang atau dasar kebenaran, 1Tim. 3:15 artinya gereja adalah penjaga kebenaran.

Definisi Gereja menurut Calvin
Gereja adalah sejumlah besar orang yg tersebar di seluruh dunia; yg menyembah kepada satu Tuhan di dalam Kristus; disatukan dalam iman melalui baptisan; mengakui kesatuan mereka dalam doktrin dan kebaikan melalui perjamuan kudus; percaya kepada firman Tuhan, dan memberitakan firman Tuhan.
Pendirian Gereja
•    Gereja didirikan di atas batu karang, yaitu Kristus sendiri (Mat. 16:18).  Karenanya kepala gereja adalah Kristus sendiri.
•    Gereja mulai berdiri sejak hari Pencurahan Roh Kudus (Kis. 2).
•    Dasar gereja adalah Yesus Kristus, 1Kor. 3:10-11.

Fungsi Gereja
•    Memberitakan Injil Yesus Kristus (Mat. 28:19-20; Kis. 1:8; Mrk. 16:15).  Gereja dan penginjilan adalah dwitunggal yang tak terpisahkan.  Firman Tuhan dipercayai di dalam gereja dan diberitakan oleh gereja.  Gereja yang hidup adalah gereja yang menginjil.
•    Meneguhkan orang-orang percaya, dalam arti mengajar, melayani, dsb.
•    Memuliakan nama Tuhan.

Tri Panggilan Gereja
•    Koinonia (bersekutu)
•    Marturia (bersaksi)
•    Diakonia (melayani)

Sistem Pemerintahan Gereja
•    Sistem Episkopal, pemerintahan gereja yg dipimpin oleh Uskup sebagai penerus dari rasul, contoh: dianut oleh Gereja RK (monarki absolut).
•    Sistem Kongregasional, yaitu sistem independen.  Pimpinan gereja terletak pada anggota gereja itu.  Pejabat gereja adalah sekadar jabatan fungsional yg dipilih untuk mengajar dan melaksanakan segala urusan gereja.
•    Sistem National Church, atau sistem kolegial artinya gereja adalah sebuah perkumpulan sukarela yg setara dengan negara.
Kekuatan berada pada suatu organisasi nasional, yg memiliki kekuatan hukum atas gereja lokal.
Sistem ini kebalikan dari Presbiterian, di mana kekuatan berada pada dewan gereja (majelis).
•    Sistem Presbiterian, yaitu sistem pemerintahan gereja yg diatur oleh para Presbiter.  Kekuatan gereja terletak pada majelis gereja.

Pejabat-Pejabat Gereja
1.    Pejabat luar biasa:
•    Rasul, hanya diberikan kepada 12 rasul yg dipilih Tuhan Yesus sendiri.
•    Nabi, mereka yg berbicara di bawah suatu inspirasi khusus.
•    Pemberita Injil, sebagai tambahan untuk para rasul dan nabi.
2. Pejabat Biasa:
•    Tua-Tua, dari kata presboteroi atau Episopoi.  Presbuteroi adalah menunjuk kepada laki-laki yg sudah tua dan menunjuk kepada pejabat yg kurang lebih sama dengan mereka yg melayani di sinagoge.
•    Guru-Guru.  Tua-Tua bukanlah guru karena pada mulanya mereka belum butuh guru karena masih rasul, nabi, dan pemberita Injil.  Setelah kenaikan Kristus ke sorga, barulah Kristus memberikan “gembala dan Pengajar” (Ef. 4:11), satu kelompok dengan dua fungsi.
•    Diaken.  Kis. 6:1-6 berisi pemilihan Diaken dalam jemaat yg mengurus meja atau pelayanan sosial.
Panggilan untuk para Pejabat Biasa:
•    Panggilan Internal (panggilan khusus).
•    Panggilan eksternal melalui gereja lokal sebagai sarananya.

Sakramen dan Upacara Gereja:
Gereja Protestan mengakui 2 sakramen:
1.    Baptisan kudus
2.    Perjamuan kudus
Ada sejumlah upacara gerejawi:
1.    Upacara penumpangan tangan
2.    Persembahan anak
3.    Pernikahan
4.    Pemakaman, dsb.

Pengertian Sakramen, yaitu peraturan kudus yg ditetapkan Kristus, di mana tanda-tanda yg bisa dilihat dan dirasa dari anugerah Allah di dalam Kristus, dan keuntungan dari perjanjian anugerah dilambangkan, dimeteraikan, dan diterapkan untuk orang percaya, dan pada gilirannya menyatakan iman dan kesetiaan mereka kepada Tuhan.

Sumber:
Alkitab, Jakarta: LAI, 1997.
Louis Berkhof, Teologi Sistematik: Doktrin Gereja. Jakarta: LRII, 1993
Henry C. Thiessen, Teologi Sistematika. Malang: gandum Mas, 1995.
Markus Lingga,  Catatan MK Pastoral II.  Makale: STT Kibaid, 2013.

Baik untuk dibaca :
Sejarah Tugas Pokok Penatua dan Diaken
Dosa Yang Tidak Dapat Diampuni selamanya
Mengapa Dunia Membenci Kekristenan

by : Pdt. Markus Lingga ,MTh

0 komentar:

Posting Komentar

 
LONGORI PORTAL © 2012-2018. All Rights Reserved. Design by Malan_Family - www.kibaidlongori.org
Top