Evangelism Unlimited

Gaya Hidup Umat Tuhan Yang Dipulihkan

Gaya Hidup Umat Tuhan Yang Dipulihkan

6 10 99
Gaya Hidup Umat Tuhan Yang Dipulihkan 10 6 99
Lukas 15 : 11-32

Berbicara mengenai gaya hidup itu berarti kita berbicara tentang kebiasaan hidup yang akhirnya dapat menjadi karakter setiap hari.
Dari kisah tentang anak yang hilang ini setidaknya kita akan menemukan dua sifat atau karakter yang patut menjadi gaya hidup setiap umat Tuhan.

1. Siap mengakui kesalahan dan dosanya (ayat 13-14)
Luk. 15:13-14
Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat.(TB)
Pada waktu si bungsu ini telah kehabisan hartanya karena hidup berfoya-foya dengan pesta pora, bahkan hidup dan bergaul dengan para pelacur, maka tibalah ia pada titik kehidupan yang sudah melarat.
Sikap dan tindak yang bodoh, angkuh, egois dan sangat bejat, bahkan nyaris mati kelaparan membuat ia tersadar (ayat17) dan ia bangkit dari keterpurukannya yakni :Ia sadar akan kesalahannya yaitu menggunakan salah haknya.
Ia mengakui kesalahan keslahan itu pada bapanya
Ia sadar akan dosanya kepada Tuhan dan bertobat dari dosa itu.

Itulah salah satu gaya hidup yang patut dimiliki setiap orang percaya pada Kristus, bahwa ketika kita bersalah harus secara sadar dan mengakui kesalahan itu. Jangan menunggu untuk ditegur baru insaf.
Ketika orang percaya jatuh kedalam dosa karena cobaan, godaan pasti hatinya gelisahdan tidak akan tenang sampai ia mengambil keputusan untuk mengakui dan bertobat dari dosa itu. Karena itu jangan berlama-lama disana. Hendaklah kita akui dan tobat ( yakobus 5:16)
Yak. 5:16
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.(TB) " Pengakuan anak Tuhan dari dosa akan membuat iblis gemetar".

2. Siap Mengampuni (:20b)
Luk. 15:20
Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.(TB)

Pada waktu anak bungsu ini menyadari akan kesalahan dan dosa yang diperbuatnya, ia datang kepada bapanya dan mengaku dengan kehidupannya yang sudah hitam karena dosa.Ada beberpa point yang bia dilihat:
- Bapanya tergerak oleh belas kasihan. Dengan segera ia menyambut dan merangkul anaknya, sebagai wujud pengampunannya.
- Hati dari bapa sibungsu menggambarkan Kasih Bapa di Sorga yang selalu siap memberi pengampunan ketika kita datang padaNya
- Melepaskan pengampunan kepada sesama kita sekalipun kita dikecewakan bahkan disakiti berkali-kali.
- Perlu kita camkan secara serius bahwa pengampunan adalah mutlak, sebagaimana Tuhan Yesus katakan dalam injil.
Mrk. 11:26
(Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.)(TB)
- Dampak penting dari pengampunan adalah :
a. Mengampuni berarti kita beres dengan Tuhan
b. Mengampuni berarti menolong diri kita sendiri.
c. Mengampuni berarti mematahkan penghambat berkat bagi hidup kita.
d. Mengampuni membuat kehangatan dalam berelasi dengan sesama baik keluarga maupun dengan lingkungan. Karena itu biarlah Memaafkan/mengampuni menjadi gaya hidup kita.

"Tuhan Yesus diMuliakan"

by : Pdt. Piter Pakka Ra'bung, M.A (konseling) Lihat Profile Penulis

Baik Untuk Dibaca
Mempraktekkan pola hidup yang layak
Kuasa perkataan iman jalan keluar bagi masalah
Gereja Yang Diperlengkapi Dari Surga
Video Motion Untuk Easy Worship

0 komentar:

Posting Komentar

 
LONGORI PORTAL © 2012-2018. All Rights Reserved. Design by Malan_Family - www.kibaidlongori.org
Top