Evangelism Unlimited

Kehidupan Yang Beribadah

Kehidupan Yang Beribadah

6 10 99
Kehidupan Yang Beribadah 10 6 99

Ibr. 10:25
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.(TB)

Setiap keyakinan yang dianut seseorang mempunyai tata cara yang beragam.Penulis sangat salut dengan perayaan nyepi di Bali dimana seluruh kegiatan sehari-harinya  nyaris lumpuh karena mereka beribadah pada waktu itu.Sudah mulai sangat berbeda dengan beberapa gereja belakangan yang nyaris kosong karena aktivitas menarik diluar pada hari minggu. Sebenarnya surat ibrani ini sudah kelihatan mulai usang dihadapan beberapa orang kristen, banyak yang mempunyai alasan seperti lebih masuk logika untuk menghindar dari peribadatan.Namun sebagai pembaca yang setia kepada Tuhan, ada dua prinsip penting kehidupan beribadah kepadaNya:

I. Ibadah membuktikan bahwa umat kepercayaan takut akan Tuhan
Yos. 24:14
Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN.(TB)
Ibadah bukan hanya kita sekedar hadir untuk memenuhi kursi yang disediakan,rutinitas, ataukah untuk menghindari teguran dari sesama orang percaya, namun dibutuhkan ketulus ikhlasan untuk bertekun. Banyak ilustrasi yang membuktikan kalau jaman sekarang ini hanya sedikit yang bertekun, datang sering telat, pulang pada waktu ibadah belum selesai, asyik ber sms-an saat ibadah, menggerutu karena terlalu lama pendeta berkhotbah, bahkan sms pendeta memberitahukan bahwa sudah cukup membosankan???? Ingatlah bahwa semuanya itu akan menjadi sia-sia jika kita tidak mau merubahnya dari sekarang.Dunia memang sangatlah menarik dan daging itu lemah, namun ada roh yang bisa menguatkan yakni roh yang berasal dari Tuhan.

II. Kehidupan beribadah mengandung janji.
2 Tim. 4:8
Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.(TB)
Janji masa kini yakni setiap orang yang beribadah sedang melatih diri untuk berhubungan dengan sumber kehidupan sehingga akan mengalami pertolongan pada saat ia membutuhkan. Dan janji masa akan datang yakni keturunan yang diberkati dan akan menikmati persekutuan dengan Allah. Benar kata nats bahwa dari kecil hingga masa tuaku, aku tidak pernah melihat keturunan orang percaya meminta-minta karena berkekurangan, tetapi akan selalu berkecukupan dalam hal-hal memuliakan Tuhan.

Bertekunlah selalu dalam ibadahmu!

by : Pdt Aris Mangosa, STh  Lihat Profile Penulis
Editing : Administrator

Bacaan Menarik Lainnya

Iman Yang Berkualitas
Memahami Keyakinan Dasar Yang Layak

0 komentar:

Posting Komentar

 
LONGORI PORTAL © 2012-2018. All Rights Reserved. Design by Malan_Family - www.kibaidlongori.org
Top