Evangelism Unlimited

6 10 99
10 6 99
Iman Yang Berkualitas
Ibrani 11:8-19

Yang bagaimanakah iman yang berkualitas???Lho kok perlu berkualitas????
Nah dari nats tadi banyak kisah tokoh-tokoh alkitab yang dapat dijadikan contoh dan perlu ditiru. Iman yang berkualitas adalah iman yang berani menembus batas. Dan apa saja batas yang harus ditembus???

1. Batas ketidaktahuan  (:8-10)

Awal pelayanan kami di Kalimantan Timur adalah membuka pelayanan baru di daerah Bengalon, suatu tempat yang sama sekali kami tidak ketahui. Sebelum bertolak dari daerah Sangatta (sekitar 3 jam dari samarinda) kami hanya berdoa supaya Tuhan menunjukkan orang-orang yang rindu untuk mendengarkan Firman. Sepanjang perjalanan kami selalu membuka diskusi dengan kawan-kawan yang baru dikenal, setelah bercerita panjang lebar salah seorang dari mereka menawarkan untuk mengantarkan ke salah seorang kristen yang bekerja di daerah situ. Puji Tuhan Orang yang kami temui adalah seorang kristen yang sudah 10 tahun berdoa kepada Tuhan supaya ada pelayan yang datang dan mendirikan gereja disitu. Wow ini diluar pemikiran kami, suatu berkat yang luar biasa dan sampai sekarang jemaat di Bengalon terus bertumbuh seiring dengan pelayanan dan waktu.
Pernahkah anda bertindak tanpa anda ketahui tujuannya??? Banyak hal yang kita tidak ketahui dalam dunia tapi Tuhan mau kita dipanggil untuk mentaati Dia dan Firmannya.


2. Batas Ketidakmungkinan (:11-12)

Abraham dan Sarah (mati haid) sudah sangat tua untuk mempunyai keturunan pada waktu itu, namun mereka menganggap bahwa Tuhanlah si pemberi janji setia. Hal yang tidak mungkin bagi manusia menjadi mungkin bagi Tuhan.Kisah Abraham adalah bagian yang harus diteladani dimana ia memiliki keturunan seperti pasir di tepi laut yang tidak terhitung jumlahnya, pada saat-saat itu tidak mungkin terjadi.
Perlukah kita pesimis terhadap hidup yang sudah tidak mungkin lagi???

3. Batas Ketidakpastian (:13-16)

Banyak hal yang tidak pasti dalam dunia ini, Orang-orang disekitar kita sering mengecewakan, sahabat menjadi musuh dalam selimut, kekasih berbalik haluan, dan semua yang membuat hati kita menjadi malu.Tapi iman dalam ketidakpastian itu menjadikan kita kuat karena Tuhan telah mempersiapkan sebuah tanah air yaitu tanah air surgawi.

4. Batas Ketidakrasionalan (:17-19)

Masuk akalkah bagi kita jika Abraham  mempersembahkan anak tunggalnya?Iman Abraham diluar pemikiran kita sewaktu ia melewati ujian ketaatan. Ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati.Luar biasa, adakah kita memiliki iman seperti ini???


By    : Pdt. Aris Mangosa  Lihat Profile Penulis
Editing    : Administrator

Baca Juga :

Kuasa Perkataan Iman

0 komentar:

Posting Komentar

 
LONGORI PORTAL © 2012-2018. All Rights Reserved. Design by Malan_Family - www.kibaidlongori.org
Top